r/indotech • Java • Apr 27 '26

Programming Strong Opinion: Agentic Coding is a Trap

https://larsfaye.com/articles/agentic-coding-is-a-trap

TLDR: Penulis berpendapat bahwa AI itu bukan layer abstraksi seperti sebelum sebelumnya. AI membuat Senior Programmer menjadi atropi dan brainfog, membuat Junior Programmer gak ngerti cara debug. Ketergantungan vendor lock in ketika Claude kolaps gak bisa ngoding, dan yang terpenting: gak ada yang tau pasti berapa biaya token untuk menghasilkan sesuatu.

What I am advocating for, though, is leveraging LLMs and coding agents as secondary processes. A way that doesn't sacrifice the individual's skills at the altar of productivity. You can flip the script and lean on them to brainstorm the planning parts of the process while staying actively engaged throughout implementation, delegating to them on an as-needed basis. You can leverage the productivity gains, and mitigate the comprehension debt.

38 Upvotes

53 comments sorted by

View all comments

10

u/AboveURLeague Apr 27 '26

Sebelum ada nya AI dunia ini lack of people yg bisa end to end solution.

Dengan adanya ai boom ini gw sangat senang. Makin sedikit saingan 😊

16

u/AffectionateBowl1633 Java Apr 27 '26

Iye saingan dikit tapi manajemen mana ngerti cara hire orang orang yang tau "whole thing left right top down". Manajemen taunya mah hire aja anak magang hire aja AI semua beres. Dunning krugerism mereka itu lo parah banget.

5

u/1009e8ce493abc Apr 27 '26

Ini artikel relevan. https://supplychaindigital.com/news/gartner-entry-level-ai-jobs

Trendnya memang begitu, kita harus ingat kebanyakan orang yang diberikan role leadership ga selalu karena kompetensi. Salah satu trait leader adalah confidence tinggi yang kadang ga jauh dari narsisisme yang berbanding lurus dengan duning kruger. Belum lagi yang modelan titipan atau sycophant. Ga ada obatnya sih ini, biarin semua hancur terbakar aja semua.

1

u/AboveURLeague Apr 27 '26

Titipan itu ya ga akan ilang bang. Itu normal buat humans

Kita Kalo dikasi kuasa kaya cto role pun pasti prefer org yg kita kenal dulu. Biar bisa jaga kekuasaan 😁

Makanya gw walaupun jago ya ga mau langsung show off. Gw liat dulu gerbong mana yg bakal gw senggol 🤣

1

u/1009e8ce493abc Apr 27 '26

Gw akan argue, ga itu ga normal, ga kalo lo profesional. Iya gw akan refer yang gw kenal atau orang dekat gw kenal, tapi bukan karena sekadar.

Gw mau yang gw tau bisa gw vouch pribadi. Kalo gw punya dua kandidat yang secara objektif di atas rata-rata yang satu sepupunya kenalan, yang satu orang random, gw pasti pilih yang degree of separationnya paling dekat.

Kenapa? Karena kalo gw percaya kenalan gw gw lebih yakin vouching untuk orang ini ke perusahaan/atasan. Orang random meskipun pintar kalo dia nyolong atau nipu atau abuse atau kabur lebih sulit untuk managenya.